Melihat Kearifan Lokal Rumah-Rumah Adat Di Indonesia



Photo: lucianancy.com

Berwisata sejarah dengan cara menelusuri sejarah dan budaya di Indonesia, seolah tidak akan pernah anda habisnya. 

Beberapa daerah di Indonesia bahkan selalu menjaga dan menjunjung tinggi kebudayaan asli mereka dan tidak ingin mengikuti arus budaya moderinisasi, salah satu bentuk pelesatrian budaya itu adalah dengan mempertahankan desa tradisional yang merupakan warisan budaya nenek moyang mereka. 

Nah, bagi Anda yang belum pernah mencoba wisata budaya, mengunjungi desa-desa terpencil dengan tradisi kebudayaan nya yang begitu khas, bisa jadi salah satu referensi liburan unik yang patut anda coba. 

Dengan mengunjungi desa atau kampung yang masih alami, anda jadi lebih banyak tahu tentang kekayaan serta kearifan lokal budaya di negeri sendiri. 

Bukan hanya keindahan alamnya saja yang akan membuat anda kagum, cara hidup mereka yang begitu dekat dengan alam pun akan membuat Anda semakin mencintai kekayaan budaya Indonesia. Berikut 5 desa adat di Indonesia yang bisa anda kunjungi.

     Kampung Bena - Flores
Jika berkesempatan untuk berlibur ke Pulau Flores, sempatkan diri untuk mampir ke Kampung Bena. 

Di sini, Anda akan menemukan sebuah desa dengan suasana seperti berada di masa lalu. 

Bagaimana tidak, kehidupan di Kampung ini masih dipertahankan sama seperti zaman batu (sekitar 1.200 tahun lalu) dan tidak mengalami banyak perubahan. 

Di kampung ini, anda akan menemukan sisa-sisa jejak budaya megalitikum, juga senyum ramah dari masyarakat kampung Bena yang masih senang mengunyah sirih pinang. 

Kehidupan pedesaan yang masih alami dengan tradisi kuno yang masih terjaga dengan apik, membuat desa adat ini mempunyai daya tarik tersendiri.

     Desa Adat Sade - Lombok
Siapa yang tidak kenal pulau Lombok?  Keindahan alamnya sanggup menarik minat para wisatawan, tidak hanya domestik, tapi juga wisatawan mancanegara. 

Selain keindahan Pantainya, di Lombok terdapat sebuah desa adat yang bernama desa Sade. 

Ini adalah sebuah desa tradisional yang di mana masyarakatnya masih menjalankan tradisi turun temurun sehingga juga disebut sebagai desa adat. 

Yang unik, lantai rumah-rumah di desa ini terbuat dari lumpur, dan cara membersihkannya adalah dengan menggunakan kotoran kerbau! Meski dibersihkan dengan menggunakan kotoran, anda tidak akan mencium bau yang tidak sedap.

Sebagai desa wisata, disini juga anda akan menemukan berbagai kerajinan tangan yang bisa anda jadikan oleh-oleh, diantaranya kain tenun khas desa Sade dan aneka aksesoris cantik buatan tangan para warga Sade.

     Desa Trunyan - Bali
Keindahan alam Bali seolah tidak akan pernah ada habisnya untuk dibahas. Mulai dari pantai hingga puncak gunung,  semua memiliki daya tarik tersendiri. 

Dan di Bali anda juga, anda bisa menemukan sebuah desa adat yang terlihat asri dengan kearifan kebudayaannya. 

Salah satunya adalah Desa Trunyan yang sudah cukup terkenal karena tradisi pemakamannya. 

Di desa ini, setiap jenazah tidak diperlakukan seperti daerah-daerah lain di Bali.

Artinya, setiap jenazah yang meninggal di desa ini tidak dibakar, tidak juga dikubur, melainkan dibiarkan begitu saja di bawah pohon kemenyan,  dan meski ada banyak sekali sisa tulang-tulang manusia, anda tidak akan mencium bau busuk dari tempat jenazah ini disimpan.

     Wae Rebo - NTT
Inilah salah satu desa unik yang letaknya tersembunyi, tepatnya berada di pegunungan Pocoroko, Nusa Tenggara Timur. 

Desa ini hanya memiliki 7 buah rumah utama yang berbentuk kerucut dengan ketinggian 12-15 meter, yang disebut dengan Mbaru Niang. 

Masing-masing rumah ini dihuni oleh 6 sampai 8 keluarga selama 19 generasi. Letaknya yang berada di dataran yang cukup tinggi, kawasan ini sering diselimuti kabut tipis, sehingga pantas rasanya jika disebut sebagai kampung di atas awan.

Memang untuk menuju desa ini, butuh perjuangan, tetapi sesampainya di desa Wae Rebo, anda akan dibuat takjub dengan pemandangan indah dari pegunungan hijau yang berpadu dengan birunya langit, serta keunikan rumah-rumah kerucut Mbaru Niang.

     Desa Bayan - NTB
Terletak di gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, desa seluas 2.600 hektare ini ditinggali oleh suku Sasak, penduduk asli pulau Lombok. 

Masyarakat di desa Bayan hidup dengan memegang teguh adat istiadat,  wariskan turun temurun para leluhur mereka. 

Masyarakat suku Sasak juga terkenal sangat arif dalam menjaga kelestarian juga lingkungan alam sekitarnya. 

Karena letaknya yang yang berada di daerah pegunungan, anda akan merasakan udara yang sejuk dan segar, selain itu, dengan berkunjung ke tempat ini, Anda akan dibuat kagum oleh keindahan alamnya. 

Di desa ini terdapat pula sumber mata air Mandala yang terkenal akan kejernihannya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Bayan.

     Kampung Naga - Tasikmalaya
Kampung adat ini terletak di desa Neglasari, Tasikmalaya. Kampung ini dihuni oleh sekelompok masyarakat yang masih begitu erat memegang tradisi adat istiadat Sunda. 

Di tempat ini Anda tidak diperkenankan untuk menggunakan alat-alat elektronik atau gadget, tempat yang tepat untuk menikmati suara alam yang sesungguhnya. 

Kampung ini terletak di lembah yang subur dan berbatasan dengan sebuah hutan keramat, yang merupakan tempat para leluhur masyarakat Kampung Naga disemayamkan. 

Simpan sejenak gadget anda, karena di sini, Anda akan disambut dengan pemandangan indah berupa lembah hijau dengan ratusan pepohonan sejuk serta suara gemericik air yang jernih. Cara yang tepat untuk menikmati suara alam yang sesungguhnya.

     Desa Adat Pariangan - Sumatera Barat
Desa adat ini berada di kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. 

Desa Adat Pariangan termasuk desa adat terbaik dalam hal menjaga rumah adat tradisional atau yang biasa disebut rumah gadang (Bahasa Minang, rumah besar). 

Pada bagian tengah dari desa adat ini berdiri sebuah masjid tradisional yang cukup besar, yang diperkirakan sudah ada di awal abad kesembilan belas. 

Di dalam masjid tersebut terdapat sebuah tempat pemandian umum berair panas yang masih digunakan sampai sekarang. 

Bahkan, pada Mei 2012, Nagari (desa) Pariangan terpilih sebagai salah satu dari lima desa terindah di dunia versi Budget Travel, sebuah majalah pariwisata internasional.

Kehidupan para masyarakat desa yang masih mempertahankan tradisi dan budaya, serta cara hidup yang dekat dengan alam tentunya membuat kita bisa belajar untuk lebih mengenal tentang kesederhanaan juga lebih mengenal budaya nusantara di Indonesia.

Tertarik untuk mengunjungi salah satunya?  Anda bisa cek harga tiket pesawat Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan menuju destinasi wisata-wisata menarik di seluruh Indonesia. Nikmati juga kemudahan pembelian  tiket dengan cara beli tiket pesawat online yang banyak tersedia di situs Reservasi.com. Selamat berlibur! 


Melihat Kearifan Lokal Rumah-Rumah Adat Di Indonesia Melihat Kearifan Lokal Rumah-Rumah Adat Di Indonesia Reviewed by Dwi Rian on 21.40 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.